Jalan Hingga Batu Miring Jadi Usulan Prioritas

Jalan Hingga Batu Miring Jadi Usulan Prioritas
Walikota Batam

𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 – Warga Kecamatan Lubukbaja menetapkan 25 kegiatan prioritas yang akan diusulkan untuk kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) 2021 mendatang. Usulan prioritas ini telah disampaikan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kecamatan Lubukbaja di Hotel Vista Crown, Selasa (25/2).

“Setelah melalui pembahasan di pramusrenbang 19 Februari lalu, telah ditetapkan 25 usulan utama. Dan telah ditetapkan skala prioritasnya untuk selanjutnya dibahas pada kegiatan hari ini,” kata Camat Lubukbaja, Novi Harmadyastuti.

Adapun usulan prioritas untuk lima kelurahan yaitu pengaspalan jalan di Komplek City Centre dan Komplek Penuin Centre. Kemudian pembangunan tembok penahan tanah di Pasar Pelita dan batu miring di Baloi View. Selanjutnya peningkatan jalan masuk ke SMAN 12.

Kegiatan lain yang masuk 25 usulan utama di antaranya rehabilitasi gedung sekolah SDN 009, penambahan ruang kelas baru di SDN 004, pembangunan beronjong di Tanjunguma, pemasangan lampu penerangan jalan di Kampung Pelita, pengadaan perlengkapan posyandu di Tanjung Teritip, jaring untuk nelayan Tanjunguma, kapal nelayan, trotoar pejalan kaki di Pelita, dan perbaikan drainase.

“Untuk kegiatan percepatan infrastruktur kelurahan (PIK) tahun 2020, total kegiatan di Kecamatan Lubukbaja ada sebanyak 78 kegiatan PIK, dengan nilai Rp8,7 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, untuk kegiatan dana alokasi umum (DAU) tambahan, masing-masing kelurahan mendapat 4 paket kegiatan, kecuali Baloi Indah 3 paket dan Batu Selicin 2 paket. Total anggarannya Rp1,6 miliar.

“Sehingga Rp10 miliar keseluruhan anggaran yang akan diluncurkan di Kecamatan Lubukbaja tahun 2020 yang disebar di seluruh kelurahan,” tutur Novi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan Lubukbaja menjadi prioritas pembangunan infrastruktur karena merupakan pusat perdagangan. Saat ini jalan-jalan utama di Lubukbaja sebagian besar sudah dilebarkan dan ditata indah lengkap dengan pedestrian dan taman.

“Jalan sudah terbuka habis. Tinggal 20 persen lagi selesai. Bersyukurlah Bapak Ibu di Lubukbaja ini. Karena ini pusat perdagangan Kota Batam maka wilayah ini kita bangun duluan,” kata Rudi.

Batam, sambungnya, sedang dikembangkan menjadi kota wisata. Maka penting untuk memperindah kota.

“Untuk memperindah kota ini peran RT RW juga penting. Karena yang bisa memperindah lingkungan adalah Bapak Ibu sekalian, bukan kami. Mari kita perindah dengan sama-sama menanam pohon Ketapang Kencana,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Rudi juga menyampaikan rencana pembangunan jalan di kawasan Batuampar. Rencananya akan dilaksanakan dengan menggunakan anggaran kegiatan di Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Tahun ini masuk Batuampar. Anggarannya dari BP. Kita tata jalannya. Jalan dibuka jadi empat lajur sampai Indomobil,” ungkap Rudi yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam ini.

Related Posts

Leave a Comment